(foto: Umat Muslim di St. Petersburg, Rusia)
Puasa 22 Jam juga dilakukan oleh Umat Muslim St. Petersburg. Ramadhan di kota matahari tidak pernah terbenam ini memberikan sebuah tantangan tersendiri bagi Umat Muslim di kota St. Petersburg, Rusia.
Diperkirakan tahun ini, siang di St, Petersbusg berlangsung 22 Jam. Kota dengan pertumbuhan penduduk 1 juta orang ini merayakan 'malam putih' yang terjadi dari awal Mei hingga awal Juli.
Hal ini suatu tuntutan berat bagi Umat Muslim kota tersebut. Pasalnya, Al-Qur'an hanya memberikan penjelasan mengenai keringanan berpuasa hanya bagi orang sakit, musafir, dan perempuan hamil dan menstruasi. Namun tidak ada petunjuk eksplisit keringanan bagi Muslim yang tinggal jauh di belahan utara bumi ini.
"Di St. Petersburg, Muslim melihat sebagai ujian. Mereka tetap berpuasa dan menunggu 21-22 jam untuk berbuka puasa. Mereka hanya memiliki waktu 3 jam untuk makan," Ujar salah seorang karyawan St. Petersburg and Northwest Regional Muslim Spiritual Centre.
Meski angka tidak pasti jumlah Umat Muslim di St. Petersburg, Idul Fitri tahun lalu terdapat 42 ribu jamaah di dua Masjid utama. Mereka semua tidak tertampung di dalam Masjid sehingga menggelar Shalat Ied hingga di jalan.
Sementara itu, waktu puasa 9 jam terjadi di kawasan Chile. Waktu pelaksanaan puasa antar negara memang berbeda satu sama lain. Media massa Amerika Serikat, The Huffington Post sampai membuat daftar waktu terlama dan terpendek puasa berlangsung, dalam sebuah artikel yang diunggah pada 18 Juni 2015 bertepatan dengan 1 Ramadhan 1436 H.
Dalam daftar tersebut, waktu puasa terlama terjadi di kota Reykjavick, Islandia, yakni selama 22 jam. Indonesia menjalani waktu berpuasa rata-rata 13 jam. Sementara waktu terpendek puasa tahun ini ada di kota Punta Arenas, Chile, yakni selama 9 jam.
Untuk tahun lalu, waktu terpendek berpuasa terjadi di Sydney, Australia, yakni 9 jam. Ting!
Klik ini dong kang mas, diajeng!
Dikutip dari halaman www.dream.co.id
0 Response to "~ Waktu Berpuasa Terlama Dan Terpendek Di Dunia ~"
Posting Komentar