Kekayaan di negeri ini memang tiada duanya,termasuk kekayaan berbentuk sebuah batu.
Kalau beberapa waktu lalu pernah ditemukan batu giok dan akik dengan berbagai ukuran di beberapa wilayah di Indonesia. Belum lama ini juga telah ditemukan bongkahan batu ungu bertekstur kristal.
Batu bertekstur kristal warna ungu seberat 3,5 kuintal itu di temukan oleh warga Dusun Nawung,Gayamharjo,Prambanan,Sleman,Jogjakarta.
Bermula saat Juwanto lagi menyari rumput dipinggir saluran air disebuah hutan,dia melihat sekumpulan burung yang terbang diatas batu itu. Hutan itu sendiri berada di Dusun Lemah Abang,Gambir Sawit,Prambanan,Sleman atau 1,5 Km dari rumah Juwanto.
Juwanto kemudian memanggil kakaknya,Sayono guna meminta bantuan mengangkat batu tersebut. Namun,mereka baru kembali ke lokasi pada ke esokan harinya.
Mereka lantas mencongkel batu yang sebagian tampak di permukaan tanah menggunakan linggis. Namun,ternyata batu itu berukuran 70 cm dan tinggi 80 cm.
Permukaan luar dari batu berwarna coklat kekuningan. Menurut kabarnya,sudah ada beberapa warga yang berusaha memecah batu itu untuk akik,tapi tidak ada yang berhasil.
Kata Sayono,butuh empat orang untuk mengangkat batu tersebut,dan begitu dicongkel-congkel,batu itu terbelah dan terlihat dalamnya seperti kristal berwarna ungu.
Belahan batu itu dipisahkan oleh untaian akar pohon Sono dan bagian dalam yang bertekstur kristal juga diendapi tanah.
Kata Sayono,dia telah meminta izin kepada si pemilik tanah untuk memiliki batu tersebut dan si pemilik tanah (Mbah Minto) mengikhlaskannya.
Batu itu kini masih disimpan olehnya dan belum ada keinginan untuk menjualnya meskipun sudah ada yang menawar dengan harga puluhan juta.
Dilkutip dari radar jogja.
Senin, 08 Juni 2015
Ragam Berita
http://zackymadumoe.mywapblog.com/ditemukannya-batu-bertekstur-kristal-wa.xhtml
BalasHapusbagus batunya bisa untuk koleksi
BalasHapusAkhir-akhir ini kenapa banyak diketemukan batu ya? entah itu batu giok,batu akik dan batu-batu lainnnya di Indonesia.
BalasHapusApakah ini bertanda Indonesia akan mengalami peradaban Jaman Batu? hehee.
Asal si penemu tidak stress saja saat batunya diangkut oleh pemerintah/oknum pemerintah dan si penemu batunya tidak mendapat bagian apa-apa,seperti yang dialami mister Usman penemu batu giok 20 ton di Aceh waktu lalu gan.
bagus tuh buat dijadiin cincin.
BalasHapusBatu a bagus, tpi saya kurang hobi gan.
BalasHapusBatu...tu...tu... semua org gila batu eh ga semua juga ding contohnya saya, saya cuma suka batu es doang hhehee
BalasHapusDijadiin batu akik to keren
BalasHapusudah tau gan kemaren ane lhat di berita di tv
BalasHapusAne udah baca ini di yogyes.com , batu lavender deket prambanan. Mungkin situs sisa sejarah kali ya gan. Jangan buru-buru dikikir ah :D
BalasHapusMungkin itu peninggalan sejarah sob :D
BalasHapusBatunya keren warna ungu, kalo dijadiin batu akik keren tuh sob
BalasHapusKeren gan, postnya bermanfaat, bisa menambah wawasan saya, mampir ya keblog saya ada newpost lho :)
BalasHapusDijual pasti bisa buat beli hp baru ya.. :)
BalasHapuskalau hpnya baru, expresi blogging juga jadi seru. :D