Aku terbengong saat karyawati itu kembali berlalu dari hadapanku dengan begitu cepat. Aku nggak habis pikir kenapa ia selalu bilang begitu a...
Home » Novel
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 58) ~
( episode 57 yang lalu). (bersambung ke episode 59).
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 56) ~
Wanita itu berlalu dariku dengan mimik sedikit kesal lantaran diriku nggak mau menanggapinya dengan serius. Aku pun melanjutkan pekerjaan de...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 55) ~
Dengan rasa sedikit takut diriku menerima lembaran kertas berisi daftar nama barang yang harus aku cek. Setelah leader tadi berlalu, aku pun...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 54) ~
Rona senja sangat indah menggelayuti langit sebelah barat. Aku pamit kepada Dewi dan Lina untuk pulang ke rumah. Langkahku pun teriring oleh...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 53) ~
Apa yang Dewi katakan tadi sedikit banyak membuatku berfikir, bagaimana agar diriku bisa membuatnya senang dan betah berada disana. Aku term...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 52) ~
"Hpku! Aduh, dimana ini hp?! Oalaaa, ternyata di saku jaket toh! Hampir saja," Aku terkekeh sendiri. episode 51 yang lalu). ...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 51) ~
"Ah kamu mas, iiihhh," Satu cubitan kecil Dewi daratkan ke lenganku, dia kemudian tertawa. episode 50 yang lalu). "Lihatlah ...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 50) ~
"Iya sudah, permisi," Dessy lantas berlalu dari hadapanku, tampak di wajahnya ada rasa kecewa. Dingin aku memandang langkahnya. ep...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 49) ~
"Enak QC-lah. Eh mas, kita boleh kenalan sama situ dong, hehee," "Boleh," jawabku. Aku langsung bangkit dari dudukku dan...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 48) ~
Gludak! "Aduh..!" tampak sebuah kardus kosong dilemparkan seseorang dan mengenai wajah karyawati tersebut. Aku yang melihat dia me...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 47) ~
Seketika desir rasa deras mengalir keseluruh persendianku. Rasanya aku ingin terus berlama-lama memandang binar matanya yang sangat mempeson...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 46) ~
"Ya bagaimana lagi, kalau mbak mau tetap setia ya tidak apa-apa," Mereka saling pandang. Dewi kemudian berdiri, pamit pada Lina ka...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 45) ~
Aku lihat si Jhon muncul dari balik bangunan pabrik. Dia menghampiriku dan mengajak pulang. Klik Disini. Aku langsung ndlosor ke lantai (ti...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 44) ~
"Wew... dasar semprul!" Semua sms dari Yuli langsung kuhapus. Klik disini. Hari itu adalah Rabu pagi. Dengan berpakaian rapi dan ...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 43) ~
"Tapi kamu tidak mau begituan lagi kok. Aku pulang ah, emmmuaaachhh," Dia menciumku lantas benar-benar meninggalkan aku. Klik disi...
~ novel: cintaku merintih di pulau batam (episode 42) ~
"Besuk kamu training kerja kan Zack?" Mas Febri bertanya padaku. Klik disini. "Iya mas besuk aku training," Aku menyala...
Langganan:
Postingan (Atom)